Langsung ke konten utama

Seharusnya PAPA dihukum Mati

Kasus E-Ktp merupakan kasus yang banyak melibatkan tokoh-tokoh poltik nasional. saking panjangnya rantai permasalahan sampai-sampai susah di usut. dari dulu hingga sekarang kalau kita amati indonesia setiap tahunya tidak pernah lepas dari kasus korupsi. aduhhhh.... mau jadi apa bangsa ini !!!


curhatan saya sebagai anak negeri yang sangat mencintai NKRI dengan sepenuh hati ini agak sedikit pilu dan ingin meneteskan air mata. bagaiman tidak, kasus E-Ktp jelas-jelas sangat merugikan semua masyarakat indonesia. kalau di kampung itu biasanya mau ngurus Ktp ke kota memakan waktu yang sangat lama, belum lagi ditambah dengan administrasi pemerintahan yang  berbelit-belit.

vonis 15 tahun tidak setimpal dengan pendertaan rakyat yang kami rasakan. hakim harusnya lebih bijak menyelesaikan kasus seperi ini. kalau hukuman mati gimana ...???
kalian setuju kan

salam dari anak kampung
ADI AFRIANTO

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GEOGRAFI POLITIK “BATAS NEGARA ”

TUGAS INDIVIDU GEOGRAFI POLITIK “BATAS NEGARA ” OLEH: ADI AFRIANTO (E1051141060) FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK 2015 BATAS NEGARA Latar Belakang Indonesia merupakan negara kepulauan dengan garis pantai sekitar 81.900 kilometer, memiliki wilayah perbatasan dengan banyak negara baik perbatasan darat (kontinen) maupun laut (maritim). Batas darat wilayah Republik Indonesia berbatasan langsung dengan negara-negara Malaysia, Papua New Guinea (PNG) dan Timor Leste. Perbatasan darat Indonesia tersebar di tiga pulau, empat Provinsi dan 15 kabupaten/kota yang masing-masing memiliki karakteristik perbatasan yang berbeda-beda. Demikian pula negara tetangga yang berbatasannya baik bila ditinjau dari segi kondisi sosial, ekonomi, politik maupun budayanya. Sedangkan wilayah laut Indonesia berbatasan dengan 10 negara, yaitu India, Malaysia, Singapura, Thailand, Viet...

RESMI ! , Jokowi Turunkan Harga Tes PCR

    Jakarta, 16 Agustus 2021 , Seperti kita ketahui bersama bahwa Pandemi Covid-19 sudah lama sekali melanda Indonesia. Akibatnya adalah mempengaruhi semua sector baik Ekonomi dan lainya. Saat ini kita sebagai warga Indonesia kita setiap inginmelakukan perjalanan keluar daerah harus menggunakan Tes PCR. Mahalnya Tes PCR ini tentu sangat memberatkan masyarakat dengan ekonomin pas-pasan yang ingin berpergian untuk mengurus kerjaan atau bahkan menjenguk keluarga yang sedang sakit. Untuk itu Sekjer Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia Lia G. Partakusuma mengatakan : ituadalah hak dan wewenang pemerintah, jika itu dianggapbaik dan sebagai solusi maka ok ok saja. Lia juga mengatakan semua itu harus diperhitungkan dengan matang tentang biaya operasional laboratorium. Hal ini senada yang disampaikan oleh Kemenkes karna banyak Keluhan   dari masyarakat tentang tingginya harga tes PCR.   Oleh karena itu Presiden Jokowi dalam Pidatonya menurunkan harga PCR menjadi Rp...

BEM SE UNTAN BAHAS KEBEBASAN BERPENDAPAT

LIVE.. Bem Se Untan mepakukan rapat bersama Wakil Rektor III Guna membahas peraturan baru dan kode etik yang akan diterapkan di untan. Dalam rapat tersebut berjalan sangat seru sekali, tidak sedikit adu argumen karna berbeda oandangan di dalam forum dalam melihat suatu masalah. Hasil rapat ini kemudian nanti akan disoaialisasika  ke fkultas guna menyamakan visi untuk mendukung untan menjadi kampus yang lebih baik