Langsung ke konten utama

Gubernur Kalbar Dukung Pembentukan Daerah Otonom Baru

Kalimantan Barat-PONTIANAK, (kalimantan-news) - Gubernur Kalimantan Barat Cornelis menyatakan pihaknya mendukung jika masyarakat mengusulkan adanya pembentukan daerah otonom baru di provinsi itu.

"Hal itu sah-sah saja, karena pemekaran dibuat berdasarkan undang-undang dan dengan persetujuan Presiden," kata Cornelis usai memimpin apel peringatan Hari Otonomi Daerah di Halaman Kantor Gubernur Kalbar di Pontianak, Senin.

Menurut dia, pemekaran atau pembentukan daerah otonom baru, sangat tergantung pemerintah pusat karena bukan kewenangan gubernur.

Ia menilai, pemekaran suatu daerah sebagai bentuk pelaksanaan otonomi agar penyelenggaraan pemerintahan lebih dinamis, ekonomi daerah lebih tumbuh dan berkembang maju dengan berbasiskan potensi sumber daya dan kearifan lokal masing-masing daerah.

Setidaknya, lanjut Cornelis, terdapat tiga hal prinsip yang berubah secara drastis setelah diberlakukannya kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah tahun 2000 lalu.

Pertama, otonomi daerah secara nyata telah mendorong demokratisasi yang semakin mendalam di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

"Kedua, otonomi daerah telah menumbuh kembangkan iklim kebebasan berkumpul, berserikat serta mengemukakan pikiran secara terbuka bagi seluruh masyarakat," jelas Cornelis.

Ketiga, dengan desentralisasi yang telah berjalan selama ini, maka berbagai kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat, tidak lagi harus melalui proses panjang dan berbelit-belit.

"Tetapi, meskipun sudah melihat perkembangan yang cukup signifikan tersebut, pemerintah juga tidak dapat menutup mata terhadap berbagai persoalan yang masih membebani pelaksanaan otonomi daerah dan menuntut adanya perbaikan dan penyempurnaan," katanya.

Lebih lanjut Mantan Bupati Landak itu mengatakan, hingga saat ini di Indonesia jumlah daerah otonom dalam sepuluh tahun terakhir bertambah sebanyak 205 daerah, terdiri dari 7 provinsi, 164 kabupaten dan 34 kota.

"Peningkatan jumlah tersebut menunjukkan adanya kemajuan dalam pelaksanaan politik desentralisasi di negara kita," katanya. (phs/Ant)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESMI ! , Jokowi Turunkan Harga Tes PCR

    Jakarta, 16 Agustus 2021 , Seperti kita ketahui bersama bahwa Pandemi Covid-19 sudah lama sekali melanda Indonesia. Akibatnya adalah mempengaruhi semua sector baik Ekonomi dan lainya. Saat ini kita sebagai warga Indonesia kita setiap inginmelakukan perjalanan keluar daerah harus menggunakan Tes PCR. Mahalnya Tes PCR ini tentu sangat memberatkan masyarakat dengan ekonomin pas-pasan yang ingin berpergian untuk mengurus kerjaan atau bahkan menjenguk keluarga yang sedang sakit. Untuk itu Sekjer Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia Lia G. Partakusuma mengatakan : ituadalah hak dan wewenang pemerintah, jika itu dianggapbaik dan sebagai solusi maka ok ok saja. Lia juga mengatakan semua itu harus diperhitungkan dengan matang tentang biaya operasional laboratorium. Hal ini senada yang disampaikan oleh Kemenkes karna banyak Keluhan   dari masyarakat tentang tingginya harga tes PCR.   Oleh karena itu Presiden Jokowi dalam Pidatonya menurunkan harga PCR menjadi Rp...

"Menuju Surga Yang Tercecer di Kepulauan Karimata "

Senin, 15 juni 2015 20:52 WIB Adi Afrianto Pulau Pelapis, salah satu pulau di Kepulauan Karimata, Kayong Utara (istimewa) Sukadana (Antara Kalbar) - Kabupaten Kayong Utara. Mungkin masih sedikit yang mengenal salah satu kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Ketapang yang lahir pada 2 Januari 2007. Meski termasuk dalam salah satu kabupaten tertinggal di Indonesia dengan berbagai keterbatasan, namun Kayong Utara ternyata menyimpan sejuta keindahan yang menjadi surga baru bagi para pemburunya. Terletak di bagian selatan Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Kayong Utara memiliki 103 pulau. Sebagian diantaranya tersebar di perairan Karimata memiliki berbagai tipe ekosistem mulai pegunungan, pantai hingga bawah air. Masing-masing pulau memiliki karakteristik serta keindahan tersendiri. Mulai dari pulau yang kerap disambangi penyu di Pulau Papan, hiu, ikan monster bagi pecinta pancing, cumi dan hamparan terumbu karang, lobster, kerapu, tongkol dan deretan ikan lainnya. Seba...

BREAKING NEWS, KEBAKARAN HEBAT DI KOMPLEK BALIMAS 1 PONTIANAK

  Sumber: Foto kebakaran yang diambil dari google.com  Potntianak, 16 Agustus 2021. Peristiwa kebakaran di komplek balimas 1 Kecamatan Pontianak Tenggara, pada hari senin 16 Agustus 2021, Pukul 21.00 Wib . Informasi terkini Si Jago Merah belum bias dijinakan, belasan pemadam kebakaran masih berjibaku berjuang memadamkan api yang kian membesar. Kebakaran tersebut menyebabkan kemacetan panjang hingga 1 Km. Sampai saat ini penyebab kebakaran itu belum diketahui secarapasti.